LihatKami - E-Formasi, Belom kelar tugas kita sebagai OPS dalam menginput data e-PUPNS sekarang sudah muncul aplikasi baru dari Menpan yang diberi nama e-Formasi. e-Formasi disini nantinya berfungsi mendata PNS diu seluruh Indonesia untuk memantau perkembangan PNS misalnya kelebihan atau kekurangan tenga PNS pada setiap daerah. e-formasi tak jauh beda juga dengan pendahulunya (e-PUPNS) yang harus dikerjakan secara Online dengan membutuhkan koneksi jaringan internet yang lancar, tapi semoga permasalahannya tak seperti pendahulunya(e-PUPNS) yang cukup menyita waktu, pikiran serta tenaga kita ketika mengerjakan yang di sertai dengan loadingnya yang seperti gangsing dan selallu logout sendiri ketika mau menyimpan data, kita berdoa saja tak seperti itu ya kawan.....
sedikit cuplikan saja, untuk e-formasi ini cara mengisinya seperti berikut
![]() |
| E-Formasi Menpan |
- Buka Browser pada laptop atau komputer Anda. (Google Chrome, Mozzila atau lainnya)
- Ketik formasi.menpan.go.id
- Anda akan melihat sebuah peta Indonesiaseperti pada gambar diatas
- Setelah itu klik kementerian instansi Anda pada peta tersebut, selanjutnya Anda akan melihat gambar seperti berikut
![]() |
| E-formasi dari Menpan |
Pada kolom ID masukkan ID anda ( akan ada sosialisasi dari BKD
masing-masing pada wilayah kerja anda, jadi sabar dulu tunggu informasi selanjutnya yachh...)
Jika nanti anda sudahg mendapatkan sosialisasinya dan mendapatkan ID serta pasword untuk mengaksesnya, maka tampilan selanjutnya kurange lebih akan seperti berikut ini :
Setelah itu Anda akan masuk ke dalam MENU UTAMA
- Klik Template Struktur
- Selanjutnya Pilih Sub Menu Sturktur Organisasi
- Maka Anda akan melihat gambar seperti dibawah
![]() |
| Menu E-Formasi Menpan |
- Klik Tanda Panah disamping kanan nama Bupati daerah anda
- Selanjutnya Akan muncul pilihan lainnya.
- Karena kita bekerja pada DUNIA PENDIDIKAN
- Maka klik tanda panah pada Sekertaris daerah Anda
- Kemudian klik lagi Kepala Dinas Pendidikan
- Cari, dan klik lagi Kepala UPTD Kecamatan Anda
- Cari, dan klik Kepala Sekolah Anda
Download buku Panduan e-PUPNS terbaru disini
Jika kesulitan mengunduhnya, silahkan baca cara mengunduh dokumen dari blog ini



18 komentar
Write komentarBerapapu pekerjaan, asal dibarengi dgn perangkat yg mksimal tdk masalah. namun yg terjadi jgn gunakan hanya otak OPS
Replybetul banget pak, saya juga berharap seperti itu. saat ini kita capek bukan karena pekerjaan, tapi capek karena sarana yang disediakan oleh penyedia aplikasi yang belom siap. kita berdoa saja semoga semakin banyak pekerjaan akan ada dampak positif/perhatian buat OPS
ReplySudah pada pusing dengan tugas yang hampir sama jenisnya dan tingkat kesulitan yang berbeda
Replysabar pak, suatu saat nanti kepusingan ini pasti akan terbayarkan pak. yang penting tetep semangat pak
ReplyAduuhh!!
ReplyJangan2 kembaran e_pupns.
Selamat bekerja.
ReplySemoga menjadi amal ibadah anda.
Aamiiiin Ya robbal Alamiiiin.
semoga aja OPS Tetap diberi kekuatan dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya.
Replyamin,,,
Replyamin, semoga nasibnya juga diperhatikan ya pak. hehee
Replymudah"an bukan pak, kalaupun iya semoga permasalahannya tak secomplex PUPNS
ReplyKalo Beban Makin Nambah ya . income juga hrs nambah
Replylogikanya begitu pak, tapi faktanya ya begitulah. heheee yang penting sabar serta semangat saja pak,,
ReplyOPS JGN D jdkn boneka
ReplyBetul Pak Haryono OPS Jangan Sampai Ada Desus Desas dari pTK spt Saya. Yg pdhl Sertifikasi nya sll Cair .apalagi kalo yg ga cair
Replyiya sech, coba baca artikel saya ini. mungkin anda setuju...
Replyhttp://www.kabarsekolah.tk/2015/10/jadikan-ops-sebagai-staf-tu.html
Kalo d tempat sy saat data2an gini' emang ops yg kerjain, tapi guru2 lebih kalut lagi nyiapi'in. Yg korban siswa, pada Ditinggal dikelas b'gitu aja.... Sedang ada guru dikelas anak ogah2 apalagi sitinggal , Mohon lah....pertimbangkan juga waktu u kami2 yg guru, kami mesti dikelas dg anak2'
Replyemang seperti itu bu, sejak mulai adanya sertifikasi guru terlalu disibukkan dengan adanya pendataan dan pemberkasan yang berakibat terlantarnya peserta didik. semoga saja ke depan menjadi lebih baik bu, kita hanya bisa berharap seperti itu.
Replyterutama perhatian untuk guru honorer yang disekolah negeri...
silahkan tulis komentar anda, boleh menaruh satu link aktif dengan catatan bukan situs dengan conten dewasa agar komentar anda tidak kami hapus.